
HELLODEPOK.COM —Pada Ramadan 1447 H, untuk yang keduakalinya PWI Kota Depok menggelar Program Wartawan Mengaji yang bertempat di halaman kantor PWI Kota Depok, jalan Melati Raya Kelurahan Depok Jaya Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok, pada Jumat (13/3/2026)
Kegiatan yang digelar bidang Kerohanian PWI Kota Depok ini mengusung tema,”Wartawan Mengaji, Semarak Ramadan dan Idul Fitri 1447 H”, berjalan lancar dan sukses. Kegiatan ini ditutup dengan khataman Al-Qur’an
Program ini dimulai sejak awal Ramadan. Para anggota PWI Kota Depok mengikuti agenda mengaji secara bergiliran, masing-masing satu juz.
Hingga memasuki penghujung Ramadan, seluruh rangkaian tadarus berjalan baik. Puncaknya, khataman Al-Qur’an terlaksana dengan khidmat dan penuh kebersamaan.
Koordinator Bidang Kerohanian PWI Kota Depok, Syahruddin El Fikri, mengatakan keberhasilan program ini lahir dari kekompakan seluruh anggota. Menurutnya, kegiatan ini bukan hasil kerja satu atau dua orang saja.
“Kami hanya menginisiasi. Semuanya terlaksana karena soliditas dan kebersamaan seluruh anggota PWI Kota Depok,” ujarnya.
Syahruddin menjelaskan, Program Wartawan Mengaji ini merupakan pelaksanaan yang kedua. Kegiatan serupa pertama kali digelar pada Ramadhan tahun 2025.
Tahun ini, kata dia, respons publik juga sangat baik. Banyak pihak memberikan apresiasi atas konsistensi insan pers dalam menghidupkan Ramadhan dengan kegiatan rohani.
“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan lancar dan mendapatkan banyak apresiasi dari berbagai kalangan, baik anggota legislatif, eksekutif, maupun tokoh publik,” tambahnya.
Neno Warisman, public figure dan Chandra Wahyu Bonte, mengaku senang dan salut dengan program Wartawan Mengaji.
“Salut dan keren,” ujar Neno Warisman yang juga staf di Kementerian Kebudayaan RI.
Ia berharap kegiatan tersebut terus berlanjut pada Ramadhan mendatang. Sebab, program ini dinilai mampu memperkuat ukhuwah dan semangat spiritual di kalangan wartawan.

Sementara itu, Ketua PWI Kota Depok, Rusdy Nurdiansyah, turut menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi Bidang Kerohanian yang konsisten menghadirkan program positif selama bulan suci.
Menurut Rusdy, Wartawan Mengaji bukan sekadar agenda seremonial. Program ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai keislaman di lingkungan organisasi.
Rangkaian acara puncak diawali dengan khataman Al-Qur’an. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan doa khatmil Qur’an, tahlil, dan tausiyah Ramadhan.
Suasana acara semakin hangat dengan digelarnya kuis Ramadhan. Para peserta pun tampak antusias mengikuti setiap sesi kegiatan.
Tak hanya bernuansa ibadah, acara ini juga memuat kepedulian sosial. Panitia memberikan santunan kepada anak yatim sebagai wujud berbagi kebahagiaan di bulan penuh berkah.
Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama. Momentum itu menjadi simbol kebersamaan dan kekeluargaan di antara para anggota PWI Kota Depok.
Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa insan pers juga punya komitmen kuat dalam pembinaan rohani. Di tengah kesibukan jurnalistik, mereka tetap mampu menghadirkan kegiatan yang menyejukkan dan bermanfaat.
Program Wartawan Mengaji pun diharapkan menjadi agenda rutin tahunan. Bukan hanya menjaga tradisi tadarus, tetapi juga memperkuat wajah pers yang religius, peduli, dan berjiwa sosial. (*/cp)












