SANY Heavy Industry Catat Pertumbuhan Pendapatan 19,49% pada Semester I-2026, Pendapatan Luar Negeri Capai 61,33%

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 9 September 2026 - 00:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HONG KONG, 9 September 2026 /PRNewswire/ — SANY Heavy Industry (600031.SH) mencatat pendapatan sekitar USD 7,89 miliar pada Semester I-2026, naik 19,49% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham juga meningkat 9,13% menjadi USD 838,887 juta.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Pada kuartal II, pendapatan perusahaan tumbuh 24,39% menjadi USD 4,328 miliar, lebih tinggi dari pertumbuhan pada semester I. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham turut naik 16,93% menjadi USD 473,108 juta. Sementara itu, arus kas dari aktivitas operasi mencapai USD 1,440 miliar. Per 30 Juni, total aset SANY tercatat USD 26,708 miliar, sedangkan ekuitas pemegang saham sebesar USD 13,576 miliar.

Sepanjang periode tersebut, SANY terus memperkuat bisnis global dengan mengoptimalkan jejak operasional, memperluas jaringan penjualan dan layanan di luar negeri, serta mengembangkan solusi peralatan terintegrasi untuk berbagai kebutuhan. Perusahaan juga meningkatkan pangsa pasar global dan memperkuat operasional yang ramping guna mendorong efisiensi sekaligus pertumbuhan yang berkualitas.

Ringkasan kinerja:

  • Pendapatan dari pasar luar negeri mencapai USD 4,724 miliar, tumbuh 21,82% dan menyumbang 61,33% terhadap pendapatan bisnis inti. Pendapatan di Afrika naik 47,66% menjadi USD 790,234 juta, Amerika tumbuh 24,70% menjadi USD 930,294 juta, Asia dan Australia meningkat 17,38% menjadi USD 1,981 miliar, sedangkan Eropa naik 12,68% menjadi USD 1,022 miliar.
  • Seluruh lini produk utama mencatat pertumbuhan. Pendapatan mesin piling melonjak 63,11% menjadi USD 322,433 juta, disusul mesin ekskavasi yang naik 21,77% menjadi USD 3,141 miliar. Pendapatan mesin beton tumbuh 21,25% menjadi USD 1,330 miliar, mesin pengangkat meningkat 8,22% menjadi USD 1,245 miliar, dan mesin konstruksi jalan naik 5,52% menjadi USD 335,850 juta.

Globalisasi tetap menjadi fokus utama SANY Heavy Industry. Namun, perusahaan kini tidak lagi hanya mengandalkan ekspor produk. SANY mulai memperkuat operasinya secara langsung di berbagai pasar luar negeri, termasuk melalui pengembangan penjualan, layanan, produk, dan kegiatan operasional yang lebih dekat dengan kebutuhan lokal.

Ke depan, SANY akan terus memperkuat strategi globalisasi, digitalisasi, dan dekarbonisasi. Perusahaan juga akan melakukan pembenahan organisasi serta manajemen R&D di luar negeri, memperkuat inovasi produk, dan meningkatkan kemampuan manufaktur, kualitas, profitabilitas, serta daya saing. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya SANY menghadirkan solusi yang lebih cerdas, efisien, dan berkelanjutan di berbagai pasar dunia—Forging the Future Together.

Lampiran: Kinerja dalam RMB

Keuangan: Pendapatan semester I: RMB 53,506 miliar; laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham pada semester I: RMB 5,690 miliar; pendapatan kuartal II: RMB 29,359 miliar; laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham pada kuartal II: RMB 3,209 miliar; arus kas dari aktivitas operasi: RMB 9,768 miliar; total aset: RMB 181,153 miliar; ekuitas pemegang saham: RMB 92,084 miliar.

Pendapatan Luar Negeri: Total: RMB 32,040 miliar; Asia dan Australia: RMB 13,440 miliar; Eropa: RMB 6,930 miliar; Amerika: RMB 6,310 miliar; Afrika: RMB 5,360 miliar.

Produk: Ekskavasi: RMB 21,306 miliar; beton: RMB 9,022 miliar; mesin pengangkat: RMB 8,446 miliar; piling: RMB 2,187 miliar; mesin konstruksi jalan: RMB 2,278 miliar.

SANY H1 2026 Revenue Rises 19.49% YoY
SANY H1 2026 Revenue Rises 19.49% YoY

Berita Terkait

TCL Raih Lebih dari 30 Penghargaan Global di IFA 2026 sebagai Bentuk Pengakuan atas Inovasi Layar, AI, dan Smart Living
Casio Hadirkan G-SHOCK dengan Sentuhan Metal Elegan lewat Konstruksi Multi-Komponen
Alliance to End Plastic Waste Merilis Laporan Kemajuan 2025, Menyoroti Kemajuan Tahun Pertama dalam Strategy 2030
GCL SI Hadirkan EcoPower Mate di Ajang Oil & Gas Indonesia 2026
Meritz Securities Bermitra dengan Benzinga untuk Menghadirkan Informasi Pasar AS secara Real-Time bagi Investor Korea
Sungrow Perkenalkan MGTL Series, Inovasi Terbaru untuk Rumah dan Bisnis
China Southern Power Grid: Dukung Pertumbuhan Asia Pasifik Lewat Kerja Sama Energi
Sentimen Rekrutmen Menguat di Asia Pasifik dan Timur Tengah, NEO Capai +33% pada Triwulan IV-2026: Survei ManpowerGroup
Hello Media Group (HMG) mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release, content placement, dan iklan. Penting untuk instansi, organisasi, dunia bisnis, dan tokoh publik. Kerja sama, hubungi: 08531-5557788

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 01:48 WIB

TCL Raih Lebih dari 30 Penghargaan Global di IFA 2026 sebagai Bentuk Pengakuan atas Inovasi Layar, AI, dan Smart Living

Rabu, 9 September 2026 - 01:15 WIB

Casio Hadirkan G-SHOCK dengan Sentuhan Metal Elegan lewat Konstruksi Multi-Komponen

Rabu, 9 September 2026 - 01:00 WIB

Alliance to End Plastic Waste Merilis Laporan Kemajuan 2025, Menyoroti Kemajuan Tahun Pertama dalam Strategy 2030

Rabu, 9 September 2026 - 00:50 WIB

GCL SI Hadirkan EcoPower Mate di Ajang Oil & Gas Indonesia 2026

Rabu, 9 September 2026 - 00:27 WIB

SANY Heavy Industry Catat Pertumbuhan Pendapatan 19,49% pada Semester I-2026, Pendapatan Luar Negeri Capai 61,33%

Selasa, 8 September 2026 - 08:30 WIB

Sungrow Perkenalkan MGTL Series, Inovasi Terbaru untuk Rumah dan Bisnis

Selasa, 8 September 2026 - 07:33 WIB

China Southern Power Grid: Dukung Pertumbuhan Asia Pasifik Lewat Kerja Sama Energi

Selasa, 8 September 2026 - 04:36 WIB

Sentimen Rekrutmen Menguat di Asia Pasifik dan Timur Tengah, NEO Capai +33% pada Triwulan IV-2026: Survei ManpowerGroup

Berita Terbaru