HELLODEPOK.COM – Partai Golkar mengusulkan Kaesang Pangarep dan Jusuf Hamka untuk maju dalam kontestasi di Piĺkada DKI Jakarta.
Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Lodewijk Freidrich Paulus menyampaikan hal itu dalam keterangannya di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Kamis, 11 Juli 2024.
Hal itu disampaikan Lodewijk merespons pernyataan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang mengusulkàn Kaesang Pangarep dan Jusuf Hamka
Airlangga Hartarto memberikan usulan terhadap duet Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dan Jusuf Hamka untuk maju di Pilgub Jakarta 2024.
Baca Juga:
Ketika Fitnah Jadi Viral: Ridwan Kamil Seret Lisa Mariana ke Pengadilan
KPK Terus Beraksi: Geledah Bogor dan Depok dalam Kasus Korupsi PT IIM
Terkuak! Skandal Titip Menitip Siswa Goyang SPMB Jawa Barat 2025, Siapa Pelakunya?
Lebih lanjut, ia mengatakan pihaknya akan melakukan komunikasi dengan partai-partai yang tergabung dalam KIM.
Untuk mempresentasikan kombinasi Jusuf Hamka dan Kaesang sebagai kandidat dalam Pilgub Jakarta dan RK yang akan maju dalam Pilgub Jawa Barat.
“Iya tentunya nanti setelah itu kan ini awal tentunya bagaimana ada komunikasi lebih lanjut.”
“Kemudian ceritanya kan perlu mencari dukungan dari partai lain. Kemudian setelah itu kita membentuk tim, baru dilanjutkan sosialisasi,” jelas dia.
Baca Juga:
Komunikasi Strategis Publikasi Press Release, Kunci UMKM Memenangkan Perhatian Media dan Pasar
CV VIP Tersandung Korupsi Timah, Kejagung Sita Aset Rest Area Jagorawi Bernilai Fantastis
Sebelumnya, Airlangga mengatakan Golkar telah merekomendasikan Jusuf Hamka atau dikenal sebagai Babah Alun.
Untuk berpasangan dengan Kaesang. Rekomendasi ini berlaku bila Kaesang akhirnya memutuskan untuk maju kandidat dalam Pilgub Jakarta 2024.
“Tadi Mas Kaesang, seandainya beliau memilih Jakarta, saya siapkan kader partai Golkar yang sudah malang melintang di infrastruktur yaitu Babah Alun (Jusuf Hamka),” ujar Airlangga.
Dia menyampaikan saat konferensi pers bersama Kaesang di Markas Besar Partai Golkar, Jakarta Barat, Kamis, 11 Juli 2024.
Baca Juga:
Polemik Publikasi Pemerintah Jawa Barat, KAWANI Sikapi Etika dan Propaganda Gubernur Dedi Mulyadi
Menurutnya, ia mempertimbangkan Jusuf Hamka karena Jakarta sedang berhadapan dengan rintangan besar dalam hal infrastruktur, khususnya masalah kemacetan.
“Kita ingin Jakarta ini, salah satu kota dengan penduduk 10 juta itu, harus kita bisa mengalahkan Thailand, Bangkok.”
“Untuk mengatasi kemacetan sehingga tantangan utama Jakarta adalah infrastruktur,” ujarnya.***
Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infomaritim.com dan Infofinansial.com
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
Jangan lewatkan juga menyimak berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Lingkarnews.com dan Sumateraekspres.com
Sedangkan untuk publikasi press release di media ini atau serentak di puluhan media lainnya, klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional)
WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.
Pastikan download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.
















