Ketua PWI Depok Kecam Kebijakan Pemerintah Terkait Kerja Sama Homeless Media

Rusdy Nurdiansyah: Pemerintah Lecehkan Produk Pers

- Pewarta

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.
Ketua PWI Kota Depok, Rusdy Nurdiansyah

HELLODEPOK.COM – Kebijakan Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, Ahmad Qodari, yang membuka ruang bagi “homeless media” dalam strategi komunikasi pemerintah mendapat kritikan oleh banyak praktisi pers.

Salah satunya, kritikan keras datang dari Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok, Rusdy Nurdiansyah yang menilai pemerintah sedang menanam bom waktu merusak demokrasi.

“Jika homeless media dikembangkan oleh Pemerintah, cepat atau lambat telah menanam bom waktu yang berdampak kehancuran demokrasi yang sehat yang menjurus terjadi disintegrasi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” jelas Ruady, Kamis (07/05/2026).

“Tak akan bisa dihindari akan terjadinya perang informasi yang bukan tidak mungkin berujung terjadinya perang saudara,” tambah mantan wartawan senior Republika ini.

Praktik homeless media sangat mirip kerja-kerjanya seperti media bodrek atau media berdasarkan pesanan di era Orde Baru atau media buzzer seperti yang terjadi saat ini.

“Homeless media, bisa diseting sesuai kemauan, sesuai order, tidak ada kode etik, tidak butuh fakta yang penting berani dan menarik perhatian,” terang Rusdy.

Ia menegaskan Kebijakan Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah yang dipimpin Ahmad Qodari sudah offside dan melecehkan media resmi yang terdaftar di Dewan Pers.

“Kebijakan yang berbahaya karena mencampuradukkan antara pers profesional dengan media yang tidak memiliki kejelasan badan hukum, struktur redaksi, maupun standar etik jurnalistik yang diatur dalam UU Pers No 40 Tahun 1999,” ungkap Rusdy.

Menurut Rusdy, pemerintah seharusnya memperkuat ekosistem pers yang sehat dan profesional, bukan justru memberikan legitimasi kepada media yang tidak memenuhi standar sebuah produk pers.

“Jadi apa gunanya Dewan Pers melakukan verifikasi media dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai upaya menjadikan pers yang profesional yang mengedepankan independensi,” tuturnya.

Lanjut Rusdy, sebuah produk pers memiliki aturan penulisan jurnalistik yang baik dan benar, memiliki kode etik, mekanisme verifikasi, serta dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

“Kalau merasa terganggu dengan begitu banyak media online yang kerap menyerang kebijakan pemerintah, jawabnya untuk meraih kepercayaan rakyat, gunakan media pers dibawah naungan Dewan Pers,” tegasnya.

Rusdy menekankan, peran pers sebagai kekuatan keempat pilar demokrasi, menjadi kontrol sosial,. mewartakan kebenaran dan fakta serta mengawasi kebijakan pemerintah agar sesuai aspirasi rakyat. Pers yang bebas dan independen menjaga keseimbangan kekuasaan serta mendorong partisipasi.

“Pemerintah tetap harus menempatkan profesionalisme pers sebagai fondasi utama dalam membangun komunikasi publik yang sehat dan kredibel. Jadi, pemerintah harus membangun ekosistem pers. Jalin kerja sama dengan pers yang terverifikasi Dewab Pers, ” pungkasnya. (*/cp)

Berita Terkait

Anggota Dewan yang Terekam Merokok di Area KTR, Dinkes Depok akan Panggil dan Tegur Secara Lisan
Lebaran Depok 2026 Siap di Gelar, Depok Rumah Kita
Keluarga Besar Ghama Gelar Halal Bihalal Bersama Sivitas Akademika dan Insan Pers
Menjelang Akhir Ramadan MT Balai Wartawan Khatamkan Al-Qur’an dan Bukber, Ade Supriyatna: Luarbiasa Mengumpulkan Wartawan di Majelis Kebaikan
Diduga Melakukan Penipuan Investasi Bodong, Kasno Resmi Laporkan HS ke Polres Metro Depok
Keluarga Besar SMK Fornus dan Alumni Menggelar Buka Puasa Bersama Memupuk Solidaritas, Silaturahmi, Inovasi dan Motivasi bagi Siswa
Neno Warisman Apresiasi Program Wartawan Mengaji di PWI Kota Depok
Ramadan Hari Keempatbelas Humas UI Menggelar Buka Bersama PWI dan IJTI Kota Depok
Hello Media Group (HMG) mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release, content placement, dan iklan. Penting untuk instansi, organisasi, dunia bisnis, dan tokoh publik. Kerja sama, hubungi: 08531-5557788

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:05 WIB

Pameran Kanton ke-139 mencetak rekor baru dalam jumlah kehadiran pembeli luar negeri

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:00 WIB

Hisense Luncurkan XR10: Proyektor Premium yang Hadirkan Pengalaman Sinematik di Rumah

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:33 WIB

“Now Is Your Spark”: Huawei Dukung Pengguna Kendalikan Hidup dengan Teknologi untuk Seluruh Skenario

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:10 WIB

Acer Medical Perluas Jangkauan “AI Healthcare” di Thailand Melalui Kolaborasi “Smart Healthcare” Taiwan-Thailand Bersama New Eye Inc.

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:59 WIB

Pylontech Tercantum dalam Daftar “BloombergNEF Tier 1 Energy Storage Manufacturer”

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:55 WIB

Kunjungan Media Global ke Wuling: Rangkaian Kegiatan yang Digelar SGMW di Beijing Auto Show Ditutup dengan Sukses

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:43 WIB

RobotPlusPlus Pasok Robot Hydroblasting Ramah Lingkungan untuk NOSCO Shipyard di Vietnam

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:54 WIB

TELUS Digital Berekspansi di Asia Pasifik dan Argentina Untuk Mendukung Peningkatan Permintaan Layanan Data AI, Kepercayaan & Keamanan, dan Pengalaman Pelanggan Digital

Berita Terbaru