SHANGHAI, 25 Mei 2026 /PRNewswire/ — Huawei Intelligent Finance Summit (HiFS) 2026 (Global Session) yang mengusung tema "Hello Fintelligent World: Beyond Digital, Advance to Agentic Banking" resmi dibuka di Lianqiu Lake Campus milik Huawei di Shanghai. Melalui ajang tersebut, Huawei mengumumkan enam inisiatif strategis untuk mempercepat penerapan AI dalam skala besar di sektor keuangan, meluncurkan Financial Data Intelligence Solution 6.0 dan Digital CORE Solution 6.0, serta memperkenalkan infrastruktur tangguh untuk komputasi umum maupun komputasi AI. Lewat langkah tersebut, Huawei membantu lembaga keuangan memaksimalkan produktivitas berbasis AI sekaligus mempercepat transformasi digital dan cerdas, serta kesuksesan pelanggan di seluruh dunia.
Empat Strategi Bisnis dan Model "4-Win" untuk Mendorong Pertumbuhan Industri Keuangan Global
Menurut CEO, Huawei Digital Finance BU, Jason Cao, selama 16 tahun berkiprah di sektor keuangan, strategi Huawei terus berkembang dari penyedia perangkat keras dan perangkat lunak berstandar industri keuangan menjadi penyedia solusi industri yang komprehensif. Melalui inovasi berkelanjutan di bidang perangkat keras dan perangkat lunak dasar, penguatan kapabilitas rekayasa sistem, pengembangan ekosistem, serta layanan lokal, Huawei berhasil membangun fondasi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Huawei Digital Finance saat ini berfokus pada empat strategi bisnis utama. Didukung infrastruktur TIK yang tangguh, Huawei terus memperluas ekosistem mitra global RONGHAI untuk mengembangkan solusi keuangan kolaboratif dan membangun model kemitraan "4-Win" yang melibatkan pelanggan, ISV, SI, dan Huawei. Seiring perkembangan Agentic AI menuju tahap implementasi berskala produksi, Huawei memperkenalkan arsitektur AI hibrida berbasis model fondasi sumber terbuka (open-source). Pendekatan ini membantu lembaga keuangan memperluas pemanfaatan AI untuk berbagai skenario bernilai tinggi. Untuk mempercepat transisi menuju Agentic Banking, Huawei mengedepankan enam fokus utama, yaitu skenario penggunaan, arsitektur, rekayasa sistem, data, infrastruktur AI, dan pengembangan talenta.
Jalur Baru untuk Memaksimalkan Manfaat AI melalui Model Sumber Terbuka dan Arsitektur AI Hibrida: Enam Inisiatif yang Mempercepat Era Agentic Banking
Daya saing berbasis model AI sumber terbuka kini menjadi salah satu arah strategis yang ditempuh lembaga keuangan di berbagai negara.
Dengan memanfaatkan model open-source dan arsitektur AI hibrida, Huawei mendorong enam inisiatif utama yang mencakup skenario penggunaan, arsitektur, rekayasa sistem, data, infrastruktur AI, dan pengembangan talenta:
- Mempercepat implementasi AI untuk skenario bernilai tinggi: Menargetkan empat bidang utama, yakni interaksi cerdas, aktivitas operasional yang lebih efisien, manajemen risiko berbasis AI, serta peningkatan pendapatan. Huawei bersama para mitra telah meluncurkan sembilan solusi bisnis berbasis AI Agent untuk mendukung kebutuhan tersebut.
- Arsitektur AI hibrida yang menyeimbangkan aspek keamanan, kepatuhan regulasi, kinerja, dan biaya: Pendekatan ini menjaga keamanan data sekaligus memanfaatkan optimalisasi rekayasa sistem untuk menekan biaya penggunaan token sehingga inovasi berbasis AI dapat diterapkan dalam skala besar.
- Menerapkan praktik rekayasa terbaik guna mempercepat adopsi AI: Dengan dukungan model sumber terbuka dan sumber daya komputasi terbuka, Huawei menghadirkan interaksi AI berlatensi rendah, model khusus untuk manajemen risiko yang lebih optimal, serta rekayasa AI Agent yang terintegrasi dengan berbagai mitra. Melalui penguatan rekayasa komputasi, rekayasa model, dan rekayasa AI Agent, Huawei membantu lembaga keuangan meningkatkan efektivitas sekaligus kecepatan implementasi AI.
- Membangun fondasi digital cerdas yang siap mendukung AI: Huawei menghadirkan peningkatan kapabilitas pada tiga lapisan utama, yaitu platform data, tata kelola data, dan aplikasi guna membangun fondasi R.A.C.E. yang siap mendukung transformasi AI di sektor keuangan.
- Mengembangkan fondasi komputasi AI berkinerja tinggi untuk kebutuhan perusahaan: Huawei memperkenalkan Atlas 850E SuperPoD yang menyediakan infrastruktur komputasi AI untuk perusahaan dengan dukungan arsitektur komputasi mutakhir dan jaringan berperforma tinggi.
- Meluncurkan program pengembangan talenta AI: Dalam tiga tahun ke depan, Huawei menargetkan pengembangan lebih dari 10.000 tenaga ahli lintas disiplin yang menguasai bidang keuangan dan AI guna mendukung transformasi industri keuangan global.
Membangun Fondasi Data yang Kuat untuk AI: Mendorong Peningkatan Arsitektur Data Keuangan Berbasis R.A.C.E.
Dalam ajang ini, Huawei memperkenalkan Financial Data Intelligence Solution 6.0, solusi terbaru yang menghadirkan peningkatan kapabilitas pada tiga lapisan utama, yakni platform data, tata kelola data, dan aplikasi data.
- Membangun platform terpadu data dan AI: Didukung sinergi perangkat keras dan perangkat lunak, AI data lake terbaru Huawei mendukung penyimpanan data dan komputasi multimodal. Solusi ini memfasilitasi pemrosesan data tidak terstruktur, seperti dokumen dan video, secara lebih efisien.
- Menghadirkan tata kelola data yang terintegrasi dalam satu platform: Bersama Keyrus dan Sunline, Huawei mengembangkan kerangka tata kelola data yang komprehensif untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan data.
- Memperluas penerapan data dan AI dalam bisnis: Berkolaborasi dengan Sensors Data, Huawei meluncurkan solusi hyper-personalized marketing yang memanfaatkan lebih dari 5.000 atribut pelanggan guna memperkuat strategi pengelolaan pengguna. Selain itu, Huawei dan TrustDecision juga menghadirkan solusi antipenipuan cerdas (intelligent anti-fraud) yang mampu mendeteksi potensi penipuan hanya dalam 30 milidetik. Dengan dukungan analisis kasus berbasis AI, solusi tersebut meningkatkan efisiensi kerja hingga 40 kali lipat.
Modernisasi Aplikasi yang Lebih Cepat dengan AI: Huawei Meluncurkan Digital CORE Solution 6.0 untuk Mendukung Era Agentic Banking
Berbekal lebih dari satu dekade pengalaman dalam modernisasi aplikasi inti, Huawei telah membangun kapabilitas menyeluruh yang mencakup empat pilar utama, yakni platform, basis data, rekayasa sistem, serta operasional dan pemeliharaan (O&M). Hingga saat ini, kemampuan tersebut telah membantu lebih dari 150 lembaga keuangan di berbagai negara memodernisasi sistem inti mereka, sekaligus memanfaatkan AI untuk mempercepat proses transformasi dari sistem lama.
Di ajang Huawei Intelligent Finance Summit (HiFS) 2026, Huawei meluncurkan Digital CORE Solution 6.0 yang menghadirkan peningkatan pada berbagai aspek, mulai dari skenario bisnis, pengembangan berbasis AI, rekayasa sistem, arsitektur, hingga platform.
- Memperluas skenario bisnis inti: Huawei bekerja sama dengan sejumlah mitra global terkemuka untuk mengembangkan solusi baru di tiga bidang strategis, yaitu kartu kredit, sistem pembayaran bank sentral, dan modernisasi sistem inti industri asuransi.
- Modernisasi aplikasi berbasis AI: Didukung Huawei CodeArts, serta dikembangkan bersama Stefanini dan Sunline, solusi mainframe code transpilation berbasis AI mencatat tingkat adopsi lebih dari 90%. Teknologi ini turut mempercepat proses modernisasi aplikasi secara signifikan.
- Peningkatan rekayasa sistem dan proses: Huawei menyempurnakan solusi application refactoring dan migrasi tanpa gangguan layanan sehingga mampu memangkas waktu perencanaan dan desain lebih dari 50%. Bersama mitra ekosistem, Huawei juga mengembangkan sistem Switchover yang memperlancar perpindahan (switchovers) layanan tanpa menghentikan operasional.
- Penyempurnaan arsitektur berbasis sel: Huawei memperkuat arsitektur berbasis sel dan kemampuan auto-scaling untuk menangani lonjakan trafik hingga 10 kali lipat. Pada saat yang sama, dampak gangguan dapat dibatasi secara lebih efektif sehingga tingkat ketersediaan layanan mencapai 99,999%.
- Solusi kontainer lintasplatform yang lebih fleksibel: Dengan memanfaatkan kemampuan komputasi TaiShan yang mendukung pemrosesan multi-core dan lalu lintas data berintensitas tinggi, Huawei telah membantu modernisasi aplikasi di lebih dari 80% bank dan lembaga keuangan di Tiongkok serta sejumlah institusi di delapan negara. Tahun ini, Huawei juga menggandeng Alauda dan Rancher untuk mengembangkan solusi kontainer lintasplatform. Solusi tersebut telah diterapkan secara luas di sejumlah bank terkemuka di kawasan Asia-Pasifik dan Afrika Selatan guna mendukung proses kontainerisasi aplikasi yang lebih fleksibel.
Infrastruktur yang Siap AI Berkonsep "4 Zeros" untuk Memperkuat Ketahanan Industri Keuangan
Sejalan dengan evolusi pusat data dari traditional data center (DC) menuju cloud data center hingga AI Data Center (AIDC), ketahanan infrastruktur tetap menjadi fondasi utama bagi lembaga keuangan. Berangkat dari konsep ketahanan "4 Zeros" serta kerangka solusi R-A-A-S, Huawei melakukan peningkatan menyeluruh pada arsitektur, solusi, dan infrastrukturnya guna menghadirkan sistem yang lebih andal dan siap menghadapi era AI. Huawei menghadirkan berbagai kapabilitas mutakhir, mulai dari layanan konsultasi disaster recovery (DR), pengaturan lalu lintas data secara cerdas, hingga heterogeneous disaster recovery. Berbagai inovasi tersebut meningkatkan kemampuan active-active disaster recovery ke tingkat yang lebih tinggi sehingga lembaga keuangan dapat menjaga kesinambungan layanan secara optimal. Memasuki era komputasi AI, Huawei juga membangun arsitektur ketahanan terpadu yang memadukan komputasi umum dan komputasi AI dalam satu ekosistem. Melalui solusi inferensi terintegrasi untuk AIDC, serta sistem O&M pusat data cerdas yang mencakup seluruh siklus hidup infrastruktur, Huawei membantu lembaga keuangan di berbagai negara mempercepat inovasi berbasis AI sekaligus membangun infrastruktur yang tangguh, adaptif, dan siap menghadapi kebutuhan masa depan.














