Bareskrim Polri Usut Kasus Peneliti BRIN yang Lakukan Aksi Ancam Bunuh Warga Muhammadiyah

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 26 April 2023 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol sandi Nugroho. (Instagram.com/@Brigjen Pol H Sandi Nugroho)

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol sandi Nugroho. (Instagram.com/@Brigjen Pol H Sandi Nugroho)

INFOEKSPRES.COM – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri mengusut kasus ancaman pembunuhan yang dilontarkan oleh peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Andi Pangerang Hasanuddin di media sosial kepada warga Muhammadiyah.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan saat ini Polri telah membuka penyelidikan terkait dengan kasus tersebut.

“Saat ini tim dari Direktorat Siber Bareskrim sedang melaksanakan lidik terkait hal tersebut,” ujar Sandi saat dihubungi, Selasa 25 April 2023.

Baca konten menarik lainnya, di sini: Sebanyak 808.000 Kendaraan Pemudik Disebut Kemenhub Belum Kembali ke Jabodetabek

Kendati demikian, Sandi menyebut pihaknya belum menjadwalkan terkait dengan pemanggilan pihak yang terlibat dalam kasus itu. Menurut dia, saat ini perkara baru masuk tahap awal pengumpulan alat bukti.

“Masih lidik dan pengumpulan alat bukti,” kata Shandi.

Sebelumnya, AP Hasanuddin memberikan komentar di media sosial terkait dengan perbedaan penentuan 1 Syawal 1444 H untuk perayaan Hari Raya Idul Fitri di unggahan Facebook peneliti BRIN, Prof Thomas Djamaluddin.

“Eh, masih minta difasilitasi tempat sholat Id. Pemerintah pun memberikan fasilitas,” tulis Thomas.

Unggahan tersebut kemudian mendapat beragam komentar, salah satunya dari AP Hasanuddin yang menanggapi salah satu komentar di unggahan Thomas.

“Perlu saya halalkan gak nih darahnya semua Muhammadiyah? Apalagi Muhammadiyah yang disusupi Hizbut Tahrir melalui agenda kalender Islam global dari Gema Pembebasan? Banyak bacot emang!!! Sini saya bunuh kalian satu-satu.”

“Silakan laporkan komen saya dengan ancaman pasal pembunuhan! Saya siap dipenjara. Saya capek lihat pergaduhan kalian,” tulis AP Hasanuddin.***

Berita Terkait

Setelah Permainan Usai, Raja dan Pion Masuk ke Dalam Kotak Yang Sama
Etika Wakil Rakyat dan Demokrasi Lokal: Kritik Publik, LSM, dan Bahaya Jarak Kekuasaan
GPK RI Minta Warga Tak Terprovokasi: Hati-Hati Pengalihan Isu!
CV VIP Tersandung Korupsi Timah, Kejagung Sita Aset Rest Area Jagorawi Bernilai Fantastis
Unggah Meme Bergambar Presiden Prabowo Subianto di Media Sosial X, Polisi Tangkap Perempuan SSS
Inilah Suasana Saat Prabowo Subianto dan Tokoh Filantropi Bill Gates Cek Makan Bergizi Gratis di Jaktim
Minta Tinggalkan Mental ”Kumaha Engke’, Ini Alassn Presiden Prabowo Subianto Sampaikan Pesan Itu
Saksi Fauzi Amro dan Charles Meikyansyah Tak Hadir di KPK dalam Kasus Penyaluran Dana CSR BI
Hello Media Group (HMG) mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release, content placement, dan iklan. Penting untuk instansi, organisasi, dunia bisnis, dan tokoh publik. Kerja sama, hubungi: 08531-5557788

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 07:19 WIB

Galeri Foto Pers Jadi Bukti Transparansi Dan Narasi Keberlanjutan

Selasa, 19 Agustus 2025 - 06:26 WIB

Optimalisasi Press Release Berbayar untuk Reputasi Perusahaan di Era Digital

Rabu, 13 Agustus 2025 - 06:30 WIB

Hallo.id Resmi Menjadi Media Ekonomi Dengan Fokus Analisis Dan Data Perekonomian Nasional

Senin, 21 Juli 2025 - 09:47 WIB

Comic 8 Kembali! Andre & Hesti Jadi Dukun Sakti yang Nggak Mati

Sabtu, 19 Juli 2025 - 07:39 WIB

Mentan: Surplus Jagung Bukti Resiliensi Pertanian Nasional di Tengah Tantangan

Minggu, 13 Juli 2025 - 11:13 WIB

Super Air Jet Tertunda, Ridwan Kamil Bongkar Arogansi Manajemen Bandara

Kamis, 22 Mei 2025 - 14:13 WIB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Sesalkan Korupsi Bos Sritex di Tengah Krisis Industri Tekstil Nasional

Kamis, 22 Mei 2025 - 11:47 WIB

Reaksi OJK Ketika Pinjaman Datang Tanpa Diminta, Diduga Scam Pinjaman Digital Bermodus Error

Berita Terbaru