Perwakilan PBB dari 17 Negara Berkunjung ke BEDI untuk Mempelajari Praktik Unggulan Tiongkok dalam Operasional Industri AI Perkotaan

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 9 Februari 2026 - 02:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEIJING, 6 Februari 2026 /PRNewswire/ — Program United Nations International Digital Economy Governance and Leadership Capacity Building resmi dibuka di Beijing Electronic Digital & Intelligence (BEDI). Delegasi yang terdiri dari 34 perwakilan tingkat menteri dan pemerintah kota dari 17 negara berkunjung ke Beijing Digital Economy Computing Power Center yang dikembangkan dan dikelola oleh BEDI. Melalui kunjungan lapangan dan pembelajaran berbasiskan studi kasus, para delegasi mempelajari secara sistematis pengalaman BEDI yang telah teruji, serta jalur implementasi yang mengubah infrastruktur AI perkotaan menjadi produktivitas berkelanjutan.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.


Program ini diselenggarakan oleh United Nations Institute for Training and Research (UNITAR), Global Digital Economy City Alliance (DEC40), Dinas Ekonomi dan Teknologi Informasi Kota Beijing, serta Komite Administratif Kawasan Pengembangan Ekonomi-Teknologi Beijing, dan dilaksanakan oleh Global SDGs and Leadership Development Center. Berlandaskan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDGs) dan Global Digital Compact, program ini membagikan kesuksesan praktik Tiongkok dalam tata kelola ekonomi digital, mendukung negara berkembang memperkuat kemampuan transformasi digital, serta bekerja sama membangun ekosistem digital global yang adil, inklusif, dan berkelanjutan.

Pada hari pelaksanaan acara, Zhao Hongyu, Vice President, Strategic Consulting, BEDI, bersama para pakar dari Global SDGs and Leadership Development Center, berdiskusi dengan tema "memperluas adopsi AI". Diskusi ini menyoroti langkah yang dapat ditempuh berbagai kota untuk beralih dari sekadar investasi pada daya komputasi menuju penguasaan kapabilitas AI.


Di tengah kemajuan inisiatif AI+ dan perbedaan tingkat pembangunan, serta struktur industri antarkota, BEDI memanfaatkan kapabilitas lengkap dari "Spark • Platform" untuk menerapkan pendekatan operasional industri "satu strategi untuk setiap daerah". Lewat pendekatan ini, BEDI menjawab tantangan transformasi digital dan kota cerdas. Zhao Hongyu membagikan contoh tentang pembangunan produktivitas AI di Kota J yang melibatkan integrasi Spark • Grand Platform dengan kapabilitas lengkap "data–komputasi–model–aplikasi", serta keahlian "operasional industri" yang dirancang khusus. Pendekatan tersebut menghadirkan solusi pembangunan produktivitas AI "1+4+N+6" yang sesuai dengan kebutuhan lokal. Berfokus pada pembangunan fondasi AI di tingkat kota, solusi ini membentuk closed loop komersial AI melalui alokasi daya komputasi yang dinamis, mendorong inovasi industri melalui penguatan ekosistem, serta memberdayakan enam bidang utama—termasuk teknologi, industri, dan layanan pemerintahan—untuk mempercepat peningkatan teknologi digital dan cerdas secara efisien.

Didukung model inovatif "data–komputasi–model–aplikasi + operasional industri" dari Spark • Platform, BEDI telah membangun kemitraan lintasindustri yang melibatkan lebih dari 20 kota. Di lokasi acara, Zhao Hongyu memaparkan berbagai studi kasus AI unggulan BEDI, antara lain pembuatan video AI massal untuk e-commerce dan video pendek, desain renovasi rumah berbasiskan AI untuk industri furnitur, profil digital AI untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif kota, serta program pembelajaran AI untuk sekolah dasar dan menengah utama di Beijing. Hingga kini, BEDI telah membangun lanskap pemberdayaan yang beragam, mencakup AI+ kesehatan, layanan pemerintah, pendidikan, manufaktur, pariwisata budaya, dan lainnya, yang mengintegrasikan teknologi dan industri.

Sambil memperkuat ekosistem industri AI domestik Tiongkok, BEDI terus menyempurnakan solusi teknologi cerdas dan digital untuk perkotaan sehingga dapat direplikasi dan diskalakan. Dengan demikian, solusi ini menjadi referensi bagi pengembangan AI perkotaan di tingkat global. Ke depan, BEDI akan memperdalam kerja sama dengan PBB dan organisasi internasional lain dengan fokus pada bidang-bidang terdepan seperti AI tepercaya, aliran data yang aman, dan transformasi digital yang ramah lingkungan.

Dengan berbagi teknologi, bertukar pengalaman, dan pengembangan talenta, BEDI berkomitmen memperluas manfaat ekonomi digital ke lebih banyak negara, serta menyumbangkan keahlian Tiongkok bagi kemajuan ekosistem digital global.

Berita Terkait

Laporan IDC: Angka Penjualan Robot Vacuum Dreame Tumbuh Lebih dari 100%, Perkuat Kepemimpinan di Asia Tenggara lewat Peluncuran X60 Ultra
XTransfer Tampilkan Solusi Pembayaran Lintasnegara di INDO INTERTEX & INATEX 2026, Dukung UKM Tekstil
Liu Yifei Jadi “Global Brand Ambassador (Smart Large Home Appliances)”, Dreame Catat Penjualan Impresif di Asia Tenggara
Sigenergy Resmi Melantai di Bursa Efek Hong Kong, Didukung Investor Global Terkemuka
Pedoman Pertama tentang Penanganan Neuropati Perifer untuk Apoteker di Asia Pasifik
CGTN: Pertukaran Budaya Mempererat Hubungan Persahabatan Tiongkok-Vietnam
AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026
Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang
Hello Media Group (HMG) mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release, content placement, dan iklan. Penting untuk instansi, organisasi, dunia bisnis, dan tokoh publik. Kerja sama, hubungi: 08531-5557788

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:28 WIB

Laporan IDC: Angka Penjualan Robot Vacuum Dreame Tumbuh Lebih dari 100%, Perkuat Kepemimpinan di Asia Tenggara lewat Peluncuran X60 Ultra

Jumat, 17 April 2026 - 12:50 WIB

XTransfer Tampilkan Solusi Pembayaran Lintasnegara di INDO INTERTEX & INATEX 2026, Dukung UKM Tekstil

Jumat, 17 April 2026 - 08:46 WIB

Liu Yifei Jadi “Global Brand Ambassador (Smart Large Home Appliances)”, Dreame Catat Penjualan Impresif di Asia Tenggara

Jumat, 17 April 2026 - 07:18 WIB

Sigenergy Resmi Melantai di Bursa Efek Hong Kong, Didukung Investor Global Terkemuka

Jumat, 17 April 2026 - 07:03 WIB

CGTN: Pertukaran Budaya Mempererat Hubungan Persahabatan Tiongkok-Vietnam

Kamis, 16 April 2026 - 09:26 WIB

AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026

Kamis, 16 April 2026 - 09:01 WIB

Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang

Kamis, 16 April 2026 - 02:30 WIB

Kekurangan tenaga kerja dan risiko penggajian menghambat pertumbuhan bisnis: Remote menemukan bahwa 72% bisnis di seluruh dunia telah gagal mencapai target-target utama

Berita Terbaru