HELLODEPOK.COM – Seorang pedagang cilok duel dengan komplotan begal di Gg. H. Kimah, Rawa Denok, Pancoranmas, Depok yang hendak merampas HP miliknya.
Akibat duel itu, korban Rizki (26 tahun) warga Rawa Denok mengalami luka senjata tajam pada kepala dan tangan.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa percobaan begal diketahui terjadi pada hari Rabu (14/6/2023) sekitar pukul 22.30 WIB ketika korban sedang asyik memainkan hp di sekitar lokasi kejadian.
Namun tiba-tiba pelaku datang menggunakan motor mencoba untuk merampas hp milik korban.
Baca Juga:
Ketika Fitnah Jadi Viral: Ridwan Kamil Seret Lisa Mariana ke Pengadilan
KPK Terus Beraksi: Geledah Bogor dan Depok dalam Kasus Korupsi PT IIM
Terkuak! Skandal Titip Menitip Siswa Goyang SPMB Jawa Barat 2025, Siapa Pelakunya?
“Korban ini sempat mempertahankan hp androidnya saat akan mau dirampas pelaku.
Lalu terjadi perkelahian antara korban dengan pelaku sampai akhirnya tangan dan jidat kepala korban terkena bacok senjata tajam,” ujar Kanit Reskrim Polsek Pancoran Mas Iptu Abu, Kamis (15/6/2023).
Iptu Abu menjelaskan berdasarkan keterangan saksi-saksi yang sudah dimintai keterangan termasuk korban sendiri pelaku diketahui berjumlah dua orang.
“Jumlah pelaku ada dua orang yang satu bertugas menunggu di motor jenis matik dan satu lagi yang berduel dengan korban sekaligus membacok,” ungkapnya.
Baca Juga:
Komunikasi Strategis Publikasi Press Release, Kunci UMKM Memenangkan Perhatian Media dan Pasar
CV VIP Tersandung Korupsi Timah, Kejagung Sita Aset Rest Area Jagorawi Bernilai Fantastis
Setelah membacok korban, lanjut Iptu Abu, pelaku langsung melarikan diri ke jalan raya.
“Korban sempat teriak minta bantuan warga berdatangan dan langsung membawa ke rumah sakit terdekat untuk membeli pertolongan,” tuturnya.
Sementara itu dari peristiwa percobaan begal yang viral di media sosial ini Iptu Abu bergerak cepat dengan menurunkan tim opsnal dan Reskrim untuk melakukan olah TKP.
“Kita sedang mencari bukti-bukti di TKP termasuk kamera cctv di lokasi untuk dapat mengetahui ciri-ciri pelaku, Pelaku akan kita terus kejar sampai tertangkap,” ujarnya. (DRI).***
Baca Juga:
Polemik Publikasi Pemerintah Jawa Barat, KAWANI Sikapi Etika dan Propaganda Gubernur Dedi Mulyadi













