Peringkat Kemacetan Lalu Lintas Global telah Diluncurkan: LEPAS L8 Mengubah Pengalaman Mobilitas melalui Pengalaman Berkendara yang Elegan

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 20 Januari 2026 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEPAS L8

LEPAS L8

WUHU, Tiongkok, 20 Januari 2026 /PRNewswire/ — Pada Desember 2025, perusahaan analisis data lalu lintas global INRIX meluncurkan "Global Traffic Scorecard 2025" yang mencermati data lalu lintas di lebih dari 900 kota di 36 negara. Menurut laporan tersebut, tingkat kemacetan lalu lintas memburuk di lebih dari separuh kota tersebut dibandingkan tahun sebelumnya. Kemacetan lalu lintas menjadi tantangan yang terus dihadapi kota-kota besar di seluruh dunia. Demi menjawab tantangan ini, model unggulan LEPAS, LEPAS L8, memanfaatkan teknologi cerdas dan mutakhir, serta sistem tenaga penggerak hibrida yang andal untuk menghadirkan solusi Berkendara yang Elegan. Bahkan di tengah kemacetan, LEPAS L8 mengurangi stres pengemudi dan membantu mereka menghadapi lalu lintas yang kompleks dengan tenang dan percaya diri.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

LEPAS L8
LEPAS L8

Pola lalu lintas tersendat-sendat (stop-and-go) yang sering terjadi pada jam-jam sibuk cepat membuat pengemudi merasa lelah. Sistem bantuan pengemudi cerdas pada LEPAS L8 secara efektif mengurangi beban tersebut. Berkat fitur Adaptive Cruise Control (ACC) dan Integrated Cruise Assist (ICA) yang beroperasi pada seluruh rentang kecepatan, kendaraan dapat mengikuti arus lalu lintas dari kondisi berhenti hingga melaju hingga 180 km/jam sambil menjaga posisi kendaraan pada jalur dan melakukan perpindahan stop-and-go secara halus. Kemampuan tersebut sangat mengurangi beban mengemudi yang berulang-ulang sehingga perjalanan di tengah kemacetan menjadi lebih efisien dan tidak melelahkan.

Pada jam pulang kerja, lalu lintas yang padat menuntut konsentrasi pengemudi. Lewat sistem tampilan panorama 360° dan visualisasi sasis pada LEPAS L8, area sekitar dan titik buta secara jelas terlihat di layar tengah sehingga memudahkan manuver dalam kecepatan rendah dan perpindahan jalur yang presisi. Dikombinasikan dengan penyaluran tenaga yang halus serta kabin yang senyap, sistem ini semakin meningkatkan kenyamanan dan rasa percaya diri saat berkendara di kawasan perkotaan yang padat.

Untuk perjalanan singkat di akhir pekan, kemacetan tak terduga di jalan tol kerap mengganggu rencana, bahkan lalu lintas yang tersendat ikut mengurangi kenyamanan berkendara. Dengan jarak tempuh komprehensif lebih dari 1.300 kilometer, LEPAS L8 tidak memerlukan rencana pengisian baterai yang rumit, serta mengatasi kekhawatiran akan jarak tempuh. Transmisi hibrida khusus dengan efisiensi hingga 97,6% ikut memastikan pengalaman berkendara yang halus dan stabil pada kecepatan rendah, sekaligus menghindari hentakan yang kerap mengganggu kenyamanan perjalanan pada kondisi macet.

Di balik performa yang tenang dan terkendali di tengah kepadatan lalu lintas, kapabilitas teknis yang solid menjadi faktor penentu. LEPAS L8 dibekali Sistem Super Hybrid dari Chery Group dengan efisiensi termal terbaik di industri, yakni sebesar 44,5%, serta konsumsi bahan bakar yang sangat hemat, mencapai 4,2 liter per 100 kilometer dalam moda charge-sustaining. Secara keseluruhan, teknologi tersebut menjadi daya saing LEPAS L8 dalam menghadapi skenario berkendara di kondisi macet—mengubah setiap perjalanan menjadi pengalaman Berkendara yang Elegan.

LEPAS berkomitmen menghadirkan pengalaman Berkendara yang Elegan kepada lebih banyak pengguna di seluruh dunia, membantu para pengemudi untuk tetap tenang dan percaya diri dalam menghadapi kerumitan lalu lintas perkotaan.

Berita Terkait

Laporan IDC: Angka Penjualan Robot Vacuum Dreame Tumbuh Lebih dari 100%, Perkuat Kepemimpinan di Asia Tenggara lewat Peluncuran X60 Ultra
XTransfer Tampilkan Solusi Pembayaran Lintasnegara di INDO INTERTEX & INATEX 2026, Dukung UKM Tekstil
Liu Yifei Jadi “Global Brand Ambassador (Smart Large Home Appliances)”, Dreame Catat Penjualan Impresif di Asia Tenggara
Sigenergy Resmi Melantai di Bursa Efek Hong Kong, Didukung Investor Global Terkemuka
Pedoman Pertama tentang Penanganan Neuropati Perifer untuk Apoteker di Asia Pasifik
CGTN: Pertukaran Budaya Mempererat Hubungan Persahabatan Tiongkok-Vietnam
AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026
Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang
Hello Media Group (HMG) mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release, content placement, dan iklan. Penting untuk instansi, organisasi, dunia bisnis, dan tokoh publik. Kerja sama, hubungi: 08531-5557788

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:28 WIB

Laporan IDC: Angka Penjualan Robot Vacuum Dreame Tumbuh Lebih dari 100%, Perkuat Kepemimpinan di Asia Tenggara lewat Peluncuran X60 Ultra

Jumat, 17 April 2026 - 12:50 WIB

XTransfer Tampilkan Solusi Pembayaran Lintasnegara di INDO INTERTEX & INATEX 2026, Dukung UKM Tekstil

Jumat, 17 April 2026 - 08:46 WIB

Liu Yifei Jadi “Global Brand Ambassador (Smart Large Home Appliances)”, Dreame Catat Penjualan Impresif di Asia Tenggara

Jumat, 17 April 2026 - 07:18 WIB

Sigenergy Resmi Melantai di Bursa Efek Hong Kong, Didukung Investor Global Terkemuka

Jumat, 17 April 2026 - 07:03 WIB

CGTN: Pertukaran Budaya Mempererat Hubungan Persahabatan Tiongkok-Vietnam

Kamis, 16 April 2026 - 09:26 WIB

AESC dan NEXTES Jalin Kerja Sama Strategis untuk Pasokan Sel Penyimpanan Energi 1,5 GWh, Pesanan dengan Volume Terbesar di Jepang pada 2026

Kamis, 16 April 2026 - 09:01 WIB

Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang

Kamis, 16 April 2026 - 02:30 WIB

Kekurangan tenaga kerja dan risiko penggajian menghambat pertumbuhan bisnis: Remote menemukan bahwa 72% bisnis di seluruh dunia telah gagal mencapai target-target utama

Berita Terbaru