Jaksa Minta Keterangan dari Keluarga Terdakwa Oknum Polisi Pelaku Penusukan Sopir Taksi Online

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 10 Juli 2023 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HELLODEPOK.COM – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tohom Hasiholan Silalahi menghadirkan dua saksi dari keluarga terdakwa.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Dalam sidang lanjutan atas dugaan kasus penusukan sopir taksi online hingga tewas yang dilakukan oknum Polisi HS,

JPU menghadirkan Marta Oktavianus Sitanggang sebagai saksi. Dalam keterangannya di bawah sumpah, saksi mengakui, bahwa dirinya adalah kakak kandung dari HS.

Saksi menjelaskan, kejadian ini diketahui olehnya dari pemberitaan. Hal itu dipertegas saat pihak Kepolisian menghubungi untuk menanyakan keberadaan HS.

“Pihak Kepolisian tahu nomor kontak saya dari orang tua di Jambi yang saat itu menanyakan, apakah ada anggota keluarga HS yang tinggal di pulau Jawa.”

“Oleh karena itu nomor kontak saya diberikan ke pihak Kepolisian,” kata Marta saat memberikan keterangan, Senin 10 Juli 2023.

Saksi menambahkan, HS terakhir menghubungi dirinya pada Senin sekira pukul 04.00 WIB.

Telepon HS oleh saksi tak diangkat dikarenakan saat itu dia sudah tertidur, sehingga saksi tidak mengetahui maksud dan tujuan HS.

Menurutnya, saksi terakhir berkomunikasi dengan HS mengatakan, bahwa dia akan mengantarkan pesanan mobil Abang ke Jambi.

“Adik saya seorang anggota Polisi dan kesehariannya berperilaku baik dan saya tidak tahu kalau adik saya ada masalah terkait dengan permainan judi online,” imbuhnya.

Sementara Paman dari terdakwa HS, Hendri Wilian Sitanggang menerangkan, dia mengetahui kasus ini saat teman kerja HS menghubunginya menanyakan keberadaan keponakannya tersebut.

Saksi menjawab, bahwa HS sudah delapan hari lalu pergi dari rumahnya yang terletak di Cibarusa, Bekasi dengan meminjam sepeda motor miliknya.

“HS pertama kali datang ke rumah saya sehabis pulang kerja. Dia dinas di Polda Metro Jaya,” ucapnya.

Sepeda motornya, sambung saksi, ditemukan di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, saat petugas menghubunginya.

“Sepeda motor saya dijadikan barang bukti oleh pihak Kepolisian. Kalau STNK dan BPKB ada sama saya,” ungkapnya.

JPU Tohom saat dikonfirmasi menegaskan, pihaknya menghadirkan dua saksi dari Keluarga terdakwa dikarenakan untuk pembuktian.

“Benar, dua saksi itu masih ada hubungan keluarga dengan terdakwa dan keterangannya ada di dalam BAP. Para saksi juga merasa tak keberatan saat diambil sumpahnya,” tuturnya.

Tohom menambahkan, keterangan dua saksi tersebut oleh terdakwa, dibenarkan. Terdakwa tidak merasa keberatan atas kesaksian tersebut.

“Untuk sidang selanjutnya, agendanya masih pemeriksaan saksi. JPU nanti akan mengupayakan menghadirkan saksi yang memesan mobil dari terdakwa,” pungkasnya.

Dalam dakwaan JPU sebelumnya, Tohom menjerat perbuatan HS dengan pasal berlapis.

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana Primair, Pasal 339 KUHP Subsidair, Kesatu, Pasal 338 KUHP atau, Kedua Pasal 365 ayat (3) Juncto Pasal 53 Ayat (1) KUHP,” kata Tohom saat pembacaan surat dakwaan, Rabu 14 Juni 2023 lalu. (JIM)***

Berita Terkait

Korban Sempat Minum Minuman Keras, Polisi Masih Selidiki Kasus Dugaan Pembunuhan Anggota Ormas
Hadiri HPN PWI Kota Depok, Bang Pradi : Saya Mengajak Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya,Jangan Golput
Hadiri HPN 2024 PWI Kota Depok, Kadiskominfo : Pers Menjadi Mitra Kritis dan Konstruktif Bagi Pemerintah
Cuaca Hari Ini: Siang Hari di Bekasi, Depok, dan Bogor Diprediksi akan Hujan dengan Intensitas Sedang
Dalami Temuan Jasad Pria di Kamar Kost di Kawasan Beji, Kota Depok, Polisi Ungkap Identitasnya
Wanita Lapor Polisi, Anaknya Mengaku Bunuh Seorang Wanita di Rumah Kontrakan Sukmajaya, Depok
Sambangi Pos Satkamling RW 14 Perum Puri Bojong Lestari, Kapolres Depok : Ciptakan Pemilu Yang Damai dan Kondusif
Polisi Tangkap Sindikat Perampokan Minimarket yang Beroperasi di Tangerang dan Depok, Bogor, dan Jakarta
Hello Media Group (HMG) mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release, content placement, dan iklan. Penting untuk instansi, organisasi, dunia bisnis, dan tokoh publik. Kerja sama, hubungi: 08531-5557788

Berita Terkait

Selasa, 13 Februari 2024 - 07:05 WIB

Korban Sempat Minum Minuman Keras, Polisi Masih Selidiki Kasus Dugaan Pembunuhan Anggota Ormas

Senin, 12 Februari 2024 - 08:14 WIB

Hadiri HPN PWI Kota Depok, Bang Pradi : Saya Mengajak Masyarakat Gunakan Hak Pilihnya,Jangan Golput

Sabtu, 10 Februari 2024 - 15:34 WIB

Cuaca Hari Ini: Siang Hari di Bekasi, Depok, dan Bogor Diprediksi akan Hujan dengan Intensitas Sedang

Sabtu, 10 Februari 2024 - 15:11 WIB

Dalami Temuan Jasad Pria di Kamar Kost di Kawasan Beji, Kota Depok, Polisi Ungkap Identitasnya

Jumat, 19 Januari 2024 - 16:38 WIB

Wanita Lapor Polisi, Anaknya Mengaku Bunuh Seorang Wanita di Rumah Kontrakan Sukmajaya, Depok

Rabu, 10 Januari 2024 - 08:05 WIB

Sambangi Pos Satkamling RW 14 Perum Puri Bojong Lestari, Kapolres Depok : Ciptakan Pemilu Yang Damai dan Kondusif

Kamis, 28 Desember 2023 - 15:13 WIB

Polisi Tangkap Sindikat Perampokan Minimarket yang Beroperasi di Tangerang dan Depok, Bogor, dan Jakarta

Rabu, 13 Desember 2023 - 14:14 WIB

Polres Metro Depok Buka Penitipan Motor, Selama Mudik Natal 2023 dan Tahun Baru 2024

Berita Terbaru