HELLODEPOK.COM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,5 terjadi di laut Pangandaran, Jawa Barat.
Pernyataan tegas itu, diungkapkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
BMKG memastikan, gempa tersebut tidak potensi terjadi tsunami.
Meski begitu, masyarakat diminta waspada akan gempa bumi susulan.
Baca Juga:
Ketika Fitnah Jadi Viral: Ridwan Kamil Seret Lisa Mariana ke Pengadilan
KPK Terus Beraksi: Geledah Bogor dan Depok dalam Kasus Korupsi PT IIM
Terkuak! Skandal Titip Menitip Siswa Goyang SPMB Jawa Barat 2025, Siapa Pelakunya?
“Pusat gempa di laut pangandaran. Gempa terjadi pada pukul 05.43 WIB,” kata BMKG dalam informasinya, Kamis (28/12/203).
Baca artikel lainnya di sini : Sebanyak 4.048 Jiwa Mengungsi, Banjir Aceh Utara Meluas Akibat Tingginya Intensitas Curah Hujan
BMKG menjelaskan, gempa bumi 5,5 magnitudo di laut Pangandaran itu memiliki kedalaman 14 kilometer.
Dengan titik koordinat pusat gempa -8.11,107.89.
Baca Juga:
Komunikasi Strategis Publikasi Press Release, Kunci UMKM Memenangkan Perhatian Media dan Pasar
CV VIP Tersandung Korupsi Timah, Kejagung Sita Aset Rest Area Jagorawi Bernilai Fantastis
“Titik pusat gempa laut Pangandara 8.11 LS (Lintang Selatan), 107.89 BT (Bujur Timur). Tidak berpotensi tsunami,” ucap BMKG.
Lihat juga konten video, di sini: Prabowo Subianto : Mas Gibran yang Dibilang Anak Ingusan Ternyata Tampil Baik Saat Debat
BMKG menyatakan, informasi ini dirilis dengan kecepatan untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat terkait kejadian gempa bumi.
“Wilayah: 80 km BaratDaya KAB-PANGANDARAN-JABAR,” ujar BMKG.***
Baca Juga:
Polemik Publikasi Pemerintah Jawa Barat, KAWANI Sikapi Etika dan Propaganda Gubernur Dedi Mulyadi













